Beranda
Restoran
Supplier
Blog
DSC09461 (Edit)-min

Street Food dan Kebangkitan Kaki Lima di Jalanan

Pertumbuhan street food di Indonesia, khususnya Yogyakarta, menawarkan potensi besar bagi bisnis kuliner.

Oleh: Marketing DamoGO

Di antara foodies penikmat kuliner, istilah street food tentu sudah tidak asing lagi. Street food atau dalam Bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai kaki lima adalah jasa penyajian makanan (food and beverages atau F&B) secara terbuka oleh warung atau gerobak di tempat publik seperti jalanan. Biasanya street food menyajikan makanan siap santap yang praktis dikonsumsi di jalan.

Street food mulai berkembang sebagai salah satu segmen kuliner unggulan di Indonesia selama beberapa tahun belakang. Food and Agriculture Organizations (FAO) Perserikatan Bangsa-Bangsa memerkirakan bahwa terdapat setidaknya 56.000 pedagang kaki lima di Jakarta pada tahun 2019 saja. Peluang dalam industri kuliner yang memayungi street food pun masih terbuka lebar. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa 43% PDB ekonomi kreatif disumbang oleh industri kuliner. Bahkan di tengah pandemi pun, industri kuliner memiliki pertumbuhan yang konsisten meningkat sejak kuartal kedua tahun 2020, menurut data yang dihimpun Katadata.

Perubahan gaya hidup masyarakat turut membentuk lanskap social yang mendukung kebangkitan street food. Mengutip wawancara Whiteboard Journal dengan Kevindra Soemantri, seorang food expert dan food writer, kota-kota besar dan menengah di Indonesia seperti Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Medan, dan Malang pun mulai mengembangkan budaya kuliner lokalnya sendiri. Menurut Kevin, perkembangan ini menawarkan potensi besar bagi aktor lokal untuk mengembangkan budaya kulinernya sendiri dibandingkan mengikuti tren dari kota lain, termasuk berkaitan dengan street food.

Hal tersebut diamini oleh Larasestu Hadisumarinda, pebisnis kuliner yang telah menggarap pasar street food selama beberapa tahun ke belakang. Menurut Laras, konsumen di Yogyakarta memiliki karakter yang tepat untuk pertumbuhan street food. “Lidah konsumen sekarang mungkin belum terlatih. Tetapi ketika [konsumen di Yogyakarta] sudah terekspos makanan yang benar-benar enak, mereka akan tahu, seperti apa makanan yang enak,” jelas Laras.

Street food memberikan ruang bermain yang tepat untuk memenuhi permintaan pasar Yogyakarta. Menurut Laras, konsep street food membuat ekspektasi pasar tidak setinggi outlet toko. Hal ini justru memberikan lebih banyak ruang bagi pebisnis kuliner untuk berkreasi dan mengejutkan ekspektasi konsumen. “Potensi street food di Yogyakarta besar sekali karena kita bisa hitung street food terkonsep berapa banyak,” jelasnya. “Semakin menarik konsep, orang akan semakin penasaran dan akan datang karena konsep tersebut.”

Laras sendiri kini fokus menghadirkan konsep street food Jepang di bawah bendera Hakosuka. Meskipun sebenarnya Hakosuka sendiri telah memiliki satu outlet ramen di Jalan C. Simanjuntak, Yogyakarta, forte dalam segmen street food membuat Laras mengembangkan Hakosuka Sushi sebagai street food dengan konsep penyajian omakase khas Jepang.

Tantangan bagi pebisnis street food, kemudian, adalah melawan perubahan tren konsumsi yang bergerak cepat. Menurut Laras, pengusaha harus siap untuk beradaptasi dengan kehadiran kompetitor. Oleh karena itu, penting untuk selalu siap berinovasi baik dari segi pengembangan menu maupun perbaikan pelayanan.

“Misalnya, kompetitor menyajikan sesuatu yang lebih enak, bagimanapun caranya kita bisa sama, bahkan lebih enak, atau kasih value lebih. Atau misalnya ada customer complains biasanya aku tanya detail sampai benar-benar tahu akar masalahnya apa dan feed back mereka bisa aku implementasi atau tidak. Yang penting tahu, mana yang harus di-improve.”

Jalanan bagi tenda-tenda street food mungkin mulai ramai, namun jelas masih terbentang panjang di depan. Bisnis yang ingin mengambil tempat mereka di antara tenda-tenda lain harus bermain dengan cerdas, mulai dari menawarkan konsep yang unik, mencari supplier dengan kualitas terbaik, hingga meringkas proses dapur agar lebih praktis. Jadi, sudah siap beradu di jalanan?

Ikuti kami

InfoAboutCareersFAQ

Hubungi kami

Jalan Raya Tajem No 32, Maguwoharjo, Sleman, D.I. Yogyakarta, Indonesia 55281
cs@damogo.co+62 812 2600 4100

Download DamoGO app

Google play badgeApp store badge

© Copyright 2021 PT. Solusi Cerdas Nusantara. All Rights Reserved